Menggerakan hati dan pikiran

a little piece of me for all

Perkembangan situs jejaring di Indonesia yang salah

Fenomena situs Jejaring yang makin hari semakin mencuat menggelitik saya untuk membahas sedikit sisi penggunaan media tersebut untuk hal yang negatif (fitnah,asusila,politik dll)

Beberapa tahun yang lalu kita masih merasakan betapa kuatnya Friendster mewabah di dunia, bahkan indonesia merupakah salah satu negara pengakses Friendster terbesar di dunia. Sejalan dengan Situs Jejaring, dunia blogger pun ikut booming dengan euphoria satu halaman menyambungkan anda dengan berjuta orang. Euphoria tersebut , membuat orang semakin sering menulis, baik menulis ttg aktifitas hariannya, curhat pribadinya, hingga digunakan untuk mencari pasangan asmara.

Mungkin banyak orang yang tidak sadar atau mungkin juga tahu tapi tidak perduli. Beberapa tahun belakangan ini situs jejaring dan blog-blog sejenis digunakan untuk hal-hal yang sebetulnya melanggar hukum. berawal dari friendster dan hingga munculnya facebook pun membuat pelanggaran hukum tersebut makin marak dan makin cepat berkembang. beberapa contoh penyalahgunaan situs jejaring:

  • Menjual diri (prostitusi)
  • menjual narkoba
  • menjual barang-barang elektronik ilegal
  • penyebaran aliran sesat
  • dll

contoh situs prostitusi online lokal indonesia

Yang saya fokuskan disini adalah beberapa yang bersifat Imoral dan tidak mendidik. Penggunaan Friendster hingga Facebook sebagai profile seseorang beberapa tahun belakangan marak digunakan para wanita (18-25th++) untuk menjajakan diri mereka dan tidak mau kalah para pria pun ada yang berbuat hal yang sama. Lebih menyedihkannya lagi banyak para wanita tersebut yg masih dibawah umur dan masih duduk di bangku sekolah (14-17 tahun).

Dengan makin majunya dunia teknologi, situs jejaring tersebut makin mudah di akses bahkan oleh para penyalahguna tersebut. Dengan telpon seluler dan tarif yang tidak mahal, mereka dapat mengakses situs tersebut untuk melihat apakah situs mereka mendapat respon yang bagus dan juga untuk meng upload foto-foto syur mereka untuk menggoda para calon pelanggan. Bahkan Blog pun dapat mereka gunakan untuk membuat iklan layanan yg berkedok Escort atau massage atau yg sejenisnya dimana layanan mereka lebih dari itu.

Belakangan ini juga situs jejaring seperti Facebook sedang marak dengan berita ttg ajaran agama sesat (taman eden dll) mereka dengan mudahnya mengakses dan mempromosikan diri mereka untuk menggaet para pengikutnya.

Memprihatinkan memang, bahkan UU ITE yang rencananya tahun ini sudah mulai dijalankan saja masih berada di garis abu-abu ketidak jelasan karena bahkan korban pun dapat menjadi orang yg salah. Jika dibiarkan berkembang pun mengharapkan kebijakan masing-masing pribadi tentu tidak menjamin bahkan meragukan hal itu akan berjalan baik.

Penulis sendiri adalah pengguna beberapa situs jejaring dan blog, tetapi masih dalam lingkup yang sudah digariskan dalam peraturan situs tersebut.

Siapakah yang harus disalahkan ? situs tersebutkah yang tidak mengaplikasikan pengawasan yang ketat ? Pemerintahkah ? atau diri sendirikah ?  pertanyaan yang masih di perdebatkan dan berkecamuk di para pemakai situs tersebut dan masing-masing mempunyai pendapat yang berbeda. Penulis memang bukan malaikat, penulis hanyalah manusia biasa yang berharap moral bangsa tidak makin terjerumus ke jurang yang dimana kita sudah terjerembab cukup dalam. Semoga masalah ini dapat menemukan titik cerah walaupun agak meragukan waktunya kapan.

Januari 29, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.